KAYA ITUADA DI HATI, SEDANGKAN MISKIN ITU ADA DI PELUPUK MATA

“Kaya itu ada di Hati, sedangkan Miskin itu ada di pelupuk mata”. Ibnul Qayyim. Orang yang beriman dan beramal sholeh, merekalah orang-orang yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan karena hatinya yang selalu tenang, berbeda dengan orang-orang yang lalai dari Allah yang selalu merasa gelisah. Mungkin kita melihat kehidupan mereka begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan harta. Namun jika kita melihat lebih jauh, kita akan mengetahui bahwa merekalah orang-orang yang paling bahaia. Seperti firman Allah yang artinya:
 
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: 97). Ini adalah balasan bagi orang mukmin di dunia, yaitu akan mendapatkan kehidupan yang baik.
 
Jika kita mencari akhirat maka dunia akan datang dengan hina, seperti perumpamaan mengemisnya harta-harta mencari tuannya, saya ini rumah maka ambillah saya, saya ini kendaraan mewah maka ambillah saya, saya ini kebun yang indah maka ambillah saya. Harta itu datang mengemis ngemis mencari tuannya.
 
Beda dengan orang yang mencari dunia, maka dia sibuk dengan urusan dunia nya, sehingga dia lalai dengan sang pencipta pemilik akhirat, maka dia sungguh orang-orang yang rugi. Setiap dia melihat disekitarnya, alangkah aku belum mempunyainya, setelah dia mendapatkannya, dimenoleh lagi yang lainnya, alangkah aku belum mendapatkan nya, sehingga dia terjebak dengan rantai matanya yang membawanya ke lembah kebinasaannya.
 
Bagaimana dengan kisah Khalifah Ali bin Abi Thalib, menolak makanan mewah yang dihidangkan oleh sahabat, dikarenakan Ali bin Abi Thalib menolak bukan makanan itu tidak halal, tapi karena terlalu mewah dan sangat lezat, Ali bin Abi Thalib tidak mau tubuhnya memanjakan dengan hal-hal yang lezat, sehingga tubuhnya akan menagihnya atau ingin mencobanya lagi di kemudian hari.
Juga bagaimana Ali bin Abi Thalib, menghinakan emas dan perak ketika selesai membagi-bagikan harta baitul mal kepada penduduknya. Wahai Perak Wahai Emas, tipulah selain diriku.
 
Sumber : Biografi Ali bin Abi Thalib, Nasehat Ibnu Jauzi

Find us on
Frequensi              : 105.3 FM
Email                     : radiocahayaindah@gmail.com
Website                 : http://www.cahayafm.com
SMS & Whatsapp : http://wa.me/+62816228904
No Telp                 : (0266) 6545666/+628111177035

Streaming